Solusi mengobati Darah Tinggi “Hipertensi”

| Luvi Zhea

Dalam beberapa penelitian, laki-laki memiliki kemungkinan lebih besar terkena tekanan darah tinggi dibandingkan dengan wanita, tapi bukan berarti para wanita tidak mungkin terkena darah tinggi. Para wanita juga mempunyai resiko yang sama, hanya saja persentasenya jauh lebih kecil dibandingkan laki-laki.Darah tinggi atau dalam dunia medis disebut sebagai hipertensi adalah penyakit yang ditandai dengan tingginya tekanan darah di arteri yang melebihi batas normal 140/90 mm Hg. Penyakit yang dahulu dikenal hanya menyerang kaum dewasa dan manula ini, kini diketahui juga bisa diderita oleh para remaja bahkan anak-anak.

Pada anak-anak memang sulit di indentifikasi, sehingga kebanyakan kasus hipertensi pada anak-anak sering kali menyebabkan gagal tumbuh, kurang energi, iritabilitas, kejang, kesulitan bernafas, mimisan, pandangan kabur sampai kelumpuhan pada wajah. Untuk itu sangat direkomendasikan agar anak di atas usia tiga tahun mulai melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin.

Pada orang dewasa, hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan jenis penyakit yang dapat menjadi akar dari munculnya berbagai macam penyakit berbahaya lainnya seperti diantaranya stroke, gagal ginjal, dan serangan jantung. Oleh karena itu apabila Anda atau keluarga menderita penyakit ini, sebaiknya waspada dari sekarang dan mulai untuk mencari solusi untuk mengobati tekanan darah tinggi ini, supaya tidak terjadi “komplikasi” dikemudian hari. Karena apa? Berdasarkan penelitian saat ini, sekitar 7 dari 10 orang dewasa beresiko tinggi terkena stroke atau serangan jantung yang diakibatkan karena komplikasi dari tekanan darah tinggi tersebut.

Baca juga: Pengaruh hipertensi terhadap Kehamilan dan persalinan.

Penyebab hipertensi atau darah tinggi dan solusi mengatasinya

Berdasarkan devinisi yang telah Luvizhea.com jabarkan diatas, hipertensi atau penyakit darah tinggi ini memiliki berbagai macam faktor. Mengingat semua usia dan semua jenis kelamin bisa mengalami yang namanya hipertensi atau darah tinggi ini.

Mengatasi Hipertensi karena faktor keturunan

Jika dalam keluarga Anda memiliki riwayat tekanan darah tinggi, maka kemungkinan besar Anda juga akan menderita hipertensi. Anda perlu waspada, karena tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh faktor keturunan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan meski pada usia dini.

Mungkin ini diluar kendali Anda, tapi solusi yang terbaik untuk saat ini adalah dengan melakukan pola hidup sehat sejak dini, pemeriksaan rutin dan berkala akan memperkecil resiko dari penyakit hipertensi ini.

Mengatasi Hipertensi karena faktor usia

Zaman sekarang ini memang penyakit darah tinggi sudah ditemukan diberbagai tingkatan usia. Tetapi tahukah Anda? semakin tua usia seseorang, semakin tinggi pula peluang mengalami tekanan darah tinggi. Orang yang lebih tua biasanya berisiko memiliki tekanan sistolik tinggi. Penyebabnya adalah karena pengerasan pembuluh darah yang semakin menjadi ketika usia semakin lanjut.

Solusinya sama seperti yang Luvizhea.com jabarkan pada poin satu, yaitu dengan melakukan pola hidup sehat sejak dini, pemeriksaan rutin dan berkala. Mungkin Anda juga bisa mulai mengkonsumsi Yogurt. Para ilmuwan menemukan bahwa yogurt yang kaya akan kalsium yang mampu membuat pembuluh darah menjadi lebih lentur, sehingga bermanfaat untuk sirkulasi darah di dalam tubuh kita.

Baca juga: Cara alami mengobati asam urat.

Mengatasi Hipertensi karena faktor jenis kelamin

Dalam beberapa penelitian, laki-laki memiliki kemungkinan lebih besar terkena tekanan darah tinggi dibandingkan dengan wanita, tapi bukan berarti para wanita tidak mungkin terkena darah tinggi. Para wanita juga mempunyai resiko yang sama, hanya saja persentasenya jauh lebih kecil dibandingkan laki-laki.

Solusinya sama seperti yang Luvizhea.com jabarkan pada poin satu dan dua diatas, yaitu dengan melakukan pola hidup sehat sejak dini, pemeriksaan rutin dan berkala.

Mengatasi Hipertensi karena faktor obesitas atau kegemukan

Orang yang memiliki berat badan di atas 30% berat badan ideal, memiliki kemungkinan lebih besar menderita tekanan darah tinggi, baik itu remaja maupun orang yang telah lanjut usia. Misalnya saja, remaja yang bertubuh lebih gemuk dari pada rata-rata teman sebayanya, cenderung memiliki tekanan darah tinggi. Kenapa demikian? karena Kelebihan berat badan akan membuat jantung Anda bekerja lebih keras dalam memompa darah ke seluruh tubuh, dalam jangka waktu lama, jantung dan arteri akan rusak sehingga dapat mengakibatkan komplikasi lain.

Solusinya adalah dengan memperhatikan pola makan, hindari makanan seperti jeroan, lemak, daging kambing dan makanan yang mengandung kolesterol lainnya. Dan selanjutnya upayakan agar berat badan Anda berada dalam taraf normal (ideal) agar tetap sehat dan menarik.

Mengatasi Hipertensi karena faktor stress dan emosional

Banyak pikiran akan permasalahan yang terjadi dapat menyebabkan stress dan menbuat kondisi emosi seseorang tidak stabil,hal inilah yang juga dapat memicu tekanan darah tinggi.

Solusinya adalah, keluarlah dari situasi yang dapat memicu stres, tetap tenang, kontrol emosi dan buatlah diri Anda serileks mungkin.

Perlu Anda ketahui, para pekerja yang bekerja lembur berpotensi untuk terkena tekanan darah tinggi hingga 29% dari pekerja dengan waktu kerja normal pada umumnya. Lembur akan membuat Anda mempunyai sedikit waktu untuk beristirahat, dan lebih rentan terkena stress karena beban pekerjaan yang berlebih.

Mengatasi Hipertensi karena faktor sensitivitas terhadap garam

Beberapa orang memiliki darah yang sensitif terhadap asupan garam atau sodium. Sedikit saja mengonsumsi garam atau sodium, tekanan darah mereka akan meningkat dengan drastis. Makanya tidak dianjurkan bagi penderita hipertensi mengkonsumsi makanan dengan rasa asin.

Jika Anda mengalaminya, satu-satunya solusi adalah dengan mengurangi asupan garam. Waspadalah ketika menambahkan garam ke dalam makanan, hindari makanan cepat saji atau mie instan, dan baca label pada kemasan makanan cepat saji terlebih dahulu sebelum mengkonsumsinya.

Mengatasi Hipertensi karena faktor minuman yang tidak sehat

Minuman tidak sehat pertaman adalah alkohol, seperti yang kita ketahui, minum alkohol berdampak buruk bagi tubuh dan keseluruhan kesehatan. Untuk menjaga agar tekanan darah tetap normal, hindarilah alkohol sebisa mungkin.

Minuman tidak sehat kedua adalah minuman berkafein, minuman mengandung kafein diantaranya adalah kopi, teh dan kola. Walaupun kopi menurut beberapa penelitian juga bermanfaat bagi kesehatan, tetapi jika Anda meminum kopi yang mengandung kafein sebanyak 500 mg atau setara dengan 3 cangkir kopi dalam sehari, dapat meningkatkan tekanan darah tinggi. Untuk itu mulailah mengurangi konsumsi kopi atau minuman lainnya yang mengandung kafein.

Mengatasi Hipertensi karena faktor sebagai perokok aktif

Sama seperti mengkonsumsi Alkohol, Nikotin yang terkandung di dalam rokok juga dapat meningkatkan tekanan darah menjadi tinggi. Kebiasan merokok juga dapat meningkatkan resiko diabetes, serangan jantung dan stroke. Karena itu, kebiasaan merokok yang terus dilanjutkan ketika memiliki tekanan darah tinggi, merupakan kombinasi yang sangat berbahaya yang akan memicu penyakit-penyakit yang berkaitan dengan jantung dan darah.

Mungkin solusi terbaiknya adalah mulailah melakukan pola hidup sehat dengan berhenti merokok mulai dari sekarang.

Baca juga: Cara efektif berhenti merokok.

Mengatasi Hipertensi karena jarang berolahraga dan selalu bermalas-malasan

Bermalas-malasan dan jarang melakukan olahraga tidak hanya membuat pinggang semakin lebar, dan membuat pasokan darah maupun oksigen menjadi tersendat sehingga meningkatkan tekanan darah.

Olahraga ringan seperti jalan santai secara rutin setiap pagi hari tentunya akan membawa banyak manfaat untuk kesehatan, seperti meningkatkan penyerapan oksigen dan menurunkan tekanan darah dengan cara memperkuat jantung kita.

Mengatasi Hipertensi karena sering konsumsi obat-obatan tertentu

Beberapa obat yang digunakan untuk menyembuhkan flu dan alergi bisa membuat tekanan darah jadi tinggi. Sebelum menerima resep obat dari dokter, berkonsultasilah dan informasikan pada dokter mengenai riwayat kesehatan Anda. Hal ini wajib dilakukan untuk menghindari terjadinya komplikasi serius.

Selain itu, sebuah studi mengungkap bahwa penggunaan pil pengontrol kehamilan atau kontrasepsi oral menyebabkan tingginya resiko darah tinggi. Jika ingin mengkonsumsi pil kontrasepsi (KB), Anda harus berkonsultasi pada ahli dan memikirkannya secara matang-matang apakah keputusan metode kontrasepsi (KB) yang Anda ambil sudah tepat.

Baca juga: Konsumsi buah ini untuk mengobati hipertensi secara alami

Share:
Loading...