Mengatasi kerutan di wajah akibat penuaan dini

| Luvi Zhea

Penuaan diniSeiring bertambahnya usia atau ketika usia kita semakin senja tentu akan terjadi proses penuaan secara alami. Proses penuaan pasti akan dialami semua orang dan tidak bisa dihindari. Penuaan ini disebut dengan penuaan kronologi (Chronological Aging) biasanya ditandai dengan keriput pada kulit, penurunan kapasitas fisik, kehilangan memori ingatan, penurunan fungsi organ-organ indera (seperti penglihatan, pendengaran dan penciuman), serta fungsi fisiologis lainnya seperti pencernaan dan fungsi kardiovaskular.

Ada satu lagi penuaan yang disebut Photo Aging, yaitu penuaan dini yang dikarenakan berkurangnya kolagen serta serat elastin kulit. Untuk penuaan dini tentu saja setiap orang tidak ingin mengalaminya. Disaat kita masih terbilang muda tetapi telah muncul guratan-guratan atau kerutan halus di wajah sehingga membuat kita tampak lebih tua dari usia kita yang sebenarnya.

Jangankan penuaan dini, berbagai cara tentu akan kita lakukan untuk terlihat cantik dengan penampilan sempurna dan awet muda, bahkan lebih muda 10-20 tahun dari usia kita yang sebenarnya.

Tetapi karena berbagai faktor, banyak wanita sekarang ini yang mengalami penuaan dini. Jadi mau tidak mau kerutan di wajah bisa muncul pada siapa saja walaupun usianya masih terbilang produktif. Sehingga bagi Anda yang sangat memperhatikan penampilan tentu ini akan merusak kepercayaan diri Anda. Jadi, apabila Anda tidak ingin mengalami penuaan dini atau munculnya kerutan halus di wajah, Anda perlu mengetahui apa saja yang menjadi penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya.

Apa saja faktor penyebab penuaan dini dan cara mengatasinya?

Mengatasi penuaan dini karena faktor Keturunan dan hormonal

Pada beberapa kasus penuaan dini, ada juga orang yang mengalami masalah ini karena faktor keturunan (genetik) dan hormonal. Gen yang dibawah seseorang bisa membuat mereka lebih cepat tua dan ada juga yang membuat mereka bisa lebih awet muda. Untuk mengatasinya diperlukan terapi serta perawatan kulit dan wajah secara intensif. Beberapa vitamin dan asupan makanan yang mengandung vitamin C dan zat nutrisi lainnya dapat membantu mengurangi penuaan dini akibat faktor keturunan tersebut. Karena kompleksnya masalah penuaan dini karena faktor keturunan, sebaiknya Anda juga harus meminimalisir penyebab penuaan dini dari faktor-faktor yang lain seperti yang Luvizhea.com bahas pada poin selanjutnya.

Masalah penuaan dini juga bisa disebabkan karena seseorang kekurangan hormon estrogen. Pengaruh dan fungsi hormon estrogen terhadap kulit diantaranya: Meningkatkan pertumbuhan dan elastisitas serta sebagai pelumas sel jaringan (kulit, saluran kemih, vagina, dan pembuluh darah). Estrogen juga mempengaruhi sirkulasi darah pada kulit, mempertahankan struktur normal kulit agar tetap lentur, menjaga kolagen kulit agar terpelihara dan kencang serta mampu menahan air. Serta Mengatur pola distribusi lemak di bawah kulit sehingga membentuk tubuh wanita lebih feminim.

Jadi untuk mengatasi masalah penuaan dini akibat faktor dari hormon estrogen ini, Anda bisa mengkonsumsi produk dari bahan kacang-kacangan seperti kedelai (tahu, tempe, susu kacang kedelai), kurma dan minum teh yang berasal dari biji adas yang merupakan sumber estrogen alami.

Baca juga: Mengatasi masalah jerawat akibat hormon.

Mengatasi penuaan dini karena faktor Kejiwaan (stres)

Terlalu banyak pikiran, kurang tidur (kurang istirahat), kurang piknik, terlalu sibuk bekerja akan berpengaruh pada kejiwaan seseorang sehingga hormon stres akan meningkat.

Peningkatan kadar kortisol (hormon stres) pada kulit membuat terjadinya peningkatan kadar gula pada darah. Kelebihan jumlah molekul gula dalam darah ini dapat merusak kolagen kulit yang membuat kulit menjadi kendur, keriput, dan timbul banyak kerutan.

Tidak hanya itu saja, pelepasan hormon stres ini juga mengganggu peredaran darah pada kulit. Karena peredaran darah terganggu, maka aliran oksigen dan nutrisi yang diperlukan kulit juga akan terhambat. Akibatnya, kulit tidak mendapatkan cukup oksigen dan nutrisi sebagaimana yang diperlukannya. Hal ini sekali lagi dapat mengganggu elastisitas kulit, membuat kulit jadi kendur (tidak kencang), keriput, dan kasar.

Hormon kortisol yang dilepaskan saat stres juga akan membuat kulit kehilangan kemampuan menahan air. Akibatnya, kelembaban kulit jadi berkurang, dan kulit menjadi kering.

Jadi untuk mengatasi masalah ini sebaiknya kita memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat, apabila ada waktu berlibur bisa dijadikan alternatif untuk menghilangkan rasa penat, lakukan hal yang Anda sukai, dan tetap berfikir positif. Anda juga bisa mengkonsumsi coklat hitam seperti yang pernah Luvizhea.com bahas pada artikel Makanan yang dapat membuat awet muda (Bagian#1). Karena Coklat Hitam atau sering disebut Dark Chocolate dikenal dapat menurunkan hormon stres (kartisol) dan kaya akan Flavonoid, yang merupakan jenis antioksidan yang mengandung senyawa Epicatechins. Komponen ini memiliki sifat antiseptik dan anti-inflamasi yang melindungi kulit dari kerusakan, yang disebabkan karena polusi dan bahan kimia berbahaya.

Mengatasi penuaan dini karena faktor Daya tahan tubuh dan Kesehatan

Kesehatan dan daya tahan tubuh ini berkaitan erat dengan gaya hidup sehat dan asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Misalnya saja, kurangnya berolahraga akan membuat daya tahan tubuh melemah sehingga lebih mudah sakit, begitupun saat kita kekurangan asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Saat kita sakit tentu obat-obatan yang kita konsumsi juga dapat memberikan efek dalam proses penuaan dini, untuk itu kesehatan adalah hal yang penting untuk Anda yang ingin selalu awet muda.

Dengan kita melakukan olahraga secara teratur seperti jogging, senam, dan berenang minimal 3 kali dalam seminggu. Tentu akan sangat membantu dalam melancarkan aliran darah sehingga berdampak pada asupan oksigen dan penyerapan nutrisi pada sel-sel tubuh dapat jauh lebih baik, sehingga hal ini sangat berperan dalam pembentukan sel-sel kulit yang baru.

Begitupun saat kita kekurangan asupan vitamin, misalnya saja vitamin C, tentu selain daya tahan tubuh kita berkurang, kesehatan kulitpun akan terganggu. Kenapa demikian? Karena vitamin C sangat berguna dalam merangsang dan meningkatkan produksi kolagen kulit dengan cara meningkatkan kemampuan perkembangbiakan sel fibroblast tua dermis. Apabila produksi kolagen menurun seiring dengan kekurangan vitamin C dan nutrisi yang lain, dampaknya adalah meningkatnya proses “kulit kering” yang akan mengganggu elastisitas kulit tersebut.

Mengatasi penuaan dini karena faktor Sinar matahari (UV)

Sinar matahari merupakan faktor eksternal yang cukup memberikan pengaruh signifikan bagi seseorang yang mengalami penuaan dini. Paparan radiasi ultraviolet yang berlebihan yang terdapat pada sinar matahari, dapat menyebabkan kerusakan kulit akibat munculnya enzim proteolisis dari radikal bebas yang terbentuk. Enzim ini selanjutnya memecahkan kolagen serta jaringan elastin penghubung di bawah kulit dermis. Kolagen dan elastin ini merupakan jaringan pada kulit dermis yang bertanggung jawab terhadap kekuatan dan elastisitas kulit.

Untuk itu sebaiknya Anda menghindari sengatan sinar matahari secara langsung ketika sinar ultraviolet berada pada titik kulminasinya yakni antara jam 10.00-15.00. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan tabir surya pada bagian wajah dan bagian tubuh lainnya yang terbuka.

Baca juga: Cara cepat membuat kulit putih alami.

Mengatasi penuaan dini karena faktor Radikal bebas

Penuaan diniRadikal bebas merupakan efek dari adanya polusi lingkungan, asap rokok, pemakaian air yang tercampur dengan bahan-bahan kimia (kaporit), perubahan cuaca yang ekstrem serta faktor lainnya yang bisa menyebabkan terganggunya pertumbuhan kolagen. Radikal bebas merupakan molekul ganas yang menggerogoti sel-sel tubuh termasuk didalamnya jaringan kolagen.

Untuk mencegahnya, Anda bisa mengkonsumsi banyak makanan yang mengandung vitamin dan mineral seperti buah-buahan dan sayuran serta menjalankan diet yang mengandung protein tinggi.

Sayur-sayuran dan buah segar merupakan antioksidan alami dan sumber nutrisi yang sangat bermanfaat untuk menjaga kecantikan dan kesehatan kulit. Memperbanyak minum teh hijau juga dapat menjadi salah satu solusi karena banyak mengandung antioksidan dan memiliki sifat anti-inflamasi yang juga sangat efektif dalam membantu memerangi radikal bebas. Jangan lupa untuk menghindari junk food dan produk-produk olahan.

Baca juga: Beberapa jenis makanan yang dapat membuat awet muda.

Mengatasi penuaan dini karena faktor Kelembaban udara

Ternyata penuaan dini disebabkan juga oleh kelembaban udara yang tidak stabil. Cara untuk melindungi kelembaban kulit terutama bagi Anda yang tinggal di daerah tropis yang terkenal memiliki kelembaban udara tidak stabil seperti di Indonesia adalah dengan cara menggunakan pelembab yang bisa memertahankan kadar air di dalam kulit. Sedangkan untuk melindungi kelembutan kulit, Anda bisa menggunakan pelembab di wajah dan body lotion yang tentunya sesuai dengan jenis kulit Anda. Pilihlah bahan pelembab yang mengandung humektan sebagai pengikat air atau asam alfa-hidroksi A-HA.

Anda juga bisa menggunakan masker yang terbuat dari minyak zaitun, karena minyak zaitun bersifat menjaga kelembaban dan menjaga kelenturan kulit (terutama bagi kulit yang kering).

Dengan sering minum air putih sebanyak 8 gelas setiap hari juga dapat menjaga kelembaban alami pada kulit sehingga dapat mencegah penuaan dini dan juga keriput. Air putih mengandung mineral yamg juga bermanfaat untuk menetralisir racun dalam tubuh. Jangan lupa pula untuk mengurangi kopi dan softdrink karena jenis minuman ini akan membuat tubuh lebih mudah dehidrasi sehingga berpengaruh pada kelembaban kulit.

Baca juga: Cara mengatasi kulit wajah berminyak dan kusam.

Mengatasi penuaan dini karena faktor Penggunaan kosmetik

Sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris yang Luvizhea.com lansir dari Dailymail.co.uk menemukan bahwa wajah yang jarang dipoles makeup justru tampak lebih awet muda beberapa tahun yang akan datang. Logikanya, semakin tidak tersentuh makeup, kulit makin mudah bernapas dan meregenerasi.

Bahkan para ahli kecantikan menyarankan agar wanita benar-benar terbebas dari makeup setidaknya dua hari dalam seminggu. Berdasarkan penelitian tersebut terhadap para relawan yang melakukan metode 5:2 yaitu 5 hari pakai makeup – 2 hari bebas makeup, terbukti dalam satu bulan memiliki kondisi kulit yang lebih sehat dan muda.

Hal ini karena kandungan bahan kimia dalam kosmetik cenderung menumpuk di pori-pori dan perlahan dapat merusak kolagen dan elastisitas kulit. Karena itulah, kulit butuh waktu untuk bebas dari makeup apapun, setidaknya 2 hari dalam seminggu.

Baca juga: Mengatasi iritasi pada wajah akibat kosmetik.

Share:
Loading...