Cara efektif mengatasi Wasir atau Ambeien

| Luvi Zhea

Mengobati Ambeien pada wanitaWasir atau Ambeien dikenal dalam istilah medis dengan sebutan Hemorrhoid. Hemorrhoid adalah suatu keadaan yang disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah vena pada bagian bawah dari saluran cerna, yaitu tepatnya disekitar anus (dubur) dan rektum bagian bawah.

Pelebaran dari pembuluh darah vena di Pleksus Hemorroidalis tersebut biasanya akan menyebabkan gumpalan atau bekuan darah (Trombus) pada vena tersebut yang dapat mengakibatkan pendarahan, pembengkakan dan peradangan hingga rasa sakit.

Jenis, gejala dan komplikasi wasir yang perlu Anda ketahui

Wasir atau Hemorrhoid dapat terjadi pada 2 tempat, yaitu :

Hemorrhoid Interna

Hemorrhoid interna merupakan pelebaran pembuluh darah vena terjadi pada bagian yang lebih dalam (tidak terlihat). Pada daerah ini tidak terdapat banyak saraf nyeri, sehingga biasanya penderita tidak merasa nyeri. Gejala yang lebih sering adalah Buang Air Besar disertai darah segar yang menetes tanpa adanya rasa nyeri atau sakit. Perdarahan ini terjadi akibat gesekan permukaan wasir yang rapuh dengan feses (yang keras).

Walaupun lokasinya ada di dalam, pada beberapa kasus Hemorrhoid interna dapat membesar dan keluar dari lubang anus dan dapat teraba seperti daging lunak. Hemorrhoid yang keluar ini dapat didorong masuk kembali. Namun apabila semakin parah, tentu akan semakin sulit untuk mendorongnya ke dalam anus sehingga juga dapat menimbulkan rasa sakit.

Hemorrhoid Eksterna

Hemorrhoid eksterna merupakan pelebaran pembuluh darah vena yang terjadi pada bagian luar. Gejala yang biasa dialami oleh penderita Wasir jenis ini biasanya adalah pembekakan (muncul benjolan) pada area anus yang membuat penderita Wasir merasa tidak nyaman ketika duduk disertai beberapa keluhan lain seperti rasa gatal, pedih dan nyeri (sakit).

Walaupun Wasir tergolong penyakit ringan, namun Wasir dapat menimbulkan beberapa komplikasi, diantaranya:

  • Anemia, hal ini terjadi karena perdarahan yang terus menerus sehingga tubuh menjadi kekurangan sel-sel darah merah, akibatnya tubuh bisa mengalami kelelahan dan kelemahan.
  • Strangulasi Hemorrhoid, hal ini terjadi apabila suplai darah ke Hemorrhoid interna terputus karena “terjepit”, sehingga menyebabkan rasa sakit yang hebat dan menyebabkan kematian jaringan (Gangren).

Apa penyebab pembuluh darah vena menjadi melebar sehingga menyebabkan Wasir?

Berikut beberapa faktor yang dapat membuat pembuluh darah vena melebar, diantaranya:

  • Tekanan yang tinggi pada area vena kebanyakan disebabkan karena Anda mengejan terlalu kuat saat Buang Air Besar (BAB) atau duduk (jongkok) dalam jangka waktu yang lama di toilet pada saat Buang Air Besar. Hal ini bisa terjadi karena Anda juga mengalami Sembelit atau Konstipasi karena kurangnya mengkonsumsi makanan berserat.
  • Sembelit atau Konstipasi sendiri juga sering dialami oleh ibu hamil, hal ini lebih karena faktor hormon selama masa kehamilan. Selain itu, semakin usia janin dan ukuran janin bertambah, maka semakin jelas juga perubahan fisik yang dialami oleh calon ibu. Perubahan fisik ibu hamil akan diikuti juga oleh perubahan pembuluh darah, terutama pembuluh darah yang ada dibagian rektum atau anus. Hal seperti ini akan menyebabkan darah beredar di sekitar wilayah tersebut menjadi semakin banyak. Apalagi perubahan kondisi rahim yang semakin membesar akan memberikan tekanan yang cukup kuat pada daerah tersebut, sehingga dengan begitu pembengkakan akan timbul.
  • Tekanan pada area pembuluh darah vena juga dapat disebabkan oleh faktor obesitas atau kegemukan, sering mengangkat beban berat, pekerjaan yang menyita banyak waktu duduk hingga karena melakukan anal seks.
  • Beberapa jenis makanan yang merangsang, seperti cabe dan rempah-rempah juga dapat memicu Wasir. Karena zat dalam makanan tersebut membuat pembuluh darah lebih mudah melebar serta bisa menbuat perut terasa mulas dan diare .
  • Diare kronis juga bisa menimbulkan Wasir. Saat diare, kita Buang Air berulang-ulang, sehingga pembuluh darah yang melebar dan tertutup oleh selaput lendir atau jaringan ikat, terlalui oleh kotoran (feses) dan terinfeksi.

Wasir bisa dialami oleh siapa saja, 50-60% orang dewasa mempunyai Waser. Ada yang mengatakan Wasir merupakan penyakit keturunan, namun presentasinya tidak dominan, hanya sekitar 10-15% saja.

Wasir umumnya banyak dialami oleh orang yang berusia diatas 50 tahun. Karena jaringan pendukung pembuluh darah pada rektum dan anus mulai melemah dan mudah meregang akibat proses penuaan.

Apakah anak-anak bisa terkena wasir?

Anak-anak biasanya tidak terkena Wasir, kalaupun anak susah Buang Air Besar dan keluar darah, itu biasanya karena luka di anus saja. Darah tidak menetes dan hanya menempel di feses. Bisa juga anak punya polip (daging tumbuh) berwarna merah bertangkai yang ada di daerah anus. Polip ini merupakan bawaan lahir. Saat polip dilalui feses yang keras, maka kadangkala berdarah.

Apakah Buang Air Besar Berdarah sudah pasti terkena Wasir?

Memang Buang Air Besar (BAB) berdarah merupakan gejala Wasir atau Ambeien yang paling sering dialami. Namun Buang Air Besar berdarah dapat terjadi karena penyakit lainnya, termasuk kanker Kolorektal dan kanker dubur. Oleh karena itu kami selalu menyarankan periksalah ke Dokter ketika mengalami Buang Air Besar berdarah.

Saat Anda memeriksakan diri ke Dokter, selain mendengar keluhan, biasanya Dokter juga akan memeriksa dengan teknik colok dubur. Teknik ini merupakan tingkat pemeriksaan pertama dan paling penting. Caranya adalah dengan memasukkan jari yang bersarung tangan higienis ke anus pasien. Apabila Wasir, umumnya tidak teraba benjolan. Sementara kalau tumor atau kanker, akan langsung teraba.

Setelah itu, untuk lebih meyakinkan, bisa juga dilakukan pemeriksaan menggunakan alat Anuscop, alat seperti selang sepanjang 20 cm berdiameter 2 cm dan memiliki lampu di ujungnya. Anuscop dimasukkan ke dalam anus pasien untuk melihat apakah pasien menderita Wasir biasa atau tumor.

Bagaimana cara mencegah Wasir kambuh kembali?

Gambar Wasir AmbeienUntuk mencegah terjadinya Wasir, maka hal yang paling utama adalah menghindari penyebab dari Wasir itu sendiri (yang menyebabkan pembuluh darah vena melebar) seperti yang telah Luvizhea.com jelaskan sebelumnya.

Misalnya Anda harus mengatasi masalah Sembelit atau Konstipasi. Masalah Sembelit atau Konstipasi ini akan membuat kita saat Buang Air Besar mengejan lebih kuat. Mengatasi masalah sembelit ini bisa dengan mengkonsumsi makanan kaya serat, minum minimal delapan gelas air perhari, olahraga teratur dan kegiatan positif lainnya. Untuk lebih jelasnya Anda bisa membaca: Mencegah dan mengatasi sembelit “konstipasi”.

Selain itu, Hindari makanan pedas dan asam untuk menghindari diare dan bisa memperburuk Wasir. Jangan melakukan anal seks karena selain dilarang oleh agama juga sangat beresiko. Apabila pekerjaan Anda menghabiskan waktu lama untuk duduk, usahakan minimal satu jam sekali untuk berjalan-jalan sehingga area yang tertekan selama kita duduk bisa kembali rileks.

Baca juga: Cara ampuh mengatasi diare (Mencret).

Bagaimana cara mengatasi wasir dengan efektif?

Apabila berdasarkan pemeriksaan yang telah Luvizhea.com jelaskan diatas sudah bisa dipastikan bahwa yang Anda derita adalah Wasir bukan kanker atau tumor. Maka tindakan pencegahan yang telah Luvizhea.com sebutkan diatas ditambah dengan perawatan dan pengobatan saat Anda mengalami Wasir bisa diatasi dengan efektif.

Perawatan Wasir ketika sedang kambuh

Berikut beberapa langkah perawatan yang bisa Anda lakukan sendiri dirumah untuk meringankan gejala Wasir, diantaranya:

  • Berendam air hangat bisa membantu Anda mengatasi rasa nyeri yang disebabkan oleh Wasir atau Ambeien ini. Anda hanya tinggal berendam dengan menggunakan air hangat selama kurang lebih 20 menit. Selain mengurangi rasa nyeri, berendam dalam air hangat juga dapat membantu mengurangi pembengkakan yang terjadi.
  • Jaga kebersihan daerah anus. Sabun tidak diperlukan dan malah dapat memperburuk Wasir atau Ambeien tersebut. Apabila ingin membersihkan dengan tisu sebaiknya jangan menggunakan tisu toilet atau tisu kering, gunakanlah tisu basah yang tidak mengandung parfum atau alkohol.
  • Anda bisa melakukan kompres dingin (dengan es batu) pada area sekitar anus untuk meringankan pembengkakan.
  • Wasir biasanya akan menimbulkan luka lecet. Dimana luka lecet tersebut akan menimbulkan rasa nyeri. Untuk mengurangi rasa nyeri tersebut, Anda bisa mengatasinya dengan mengoleskan minyak zaitun atau minyak klentik.

Adakah obat atau cara alami dalam mengobati Wasir?

Salah satu alternatif dalam mengobati Wasir atau Ambein secara alami yang biasanya sering disarankan adalah dengan mengkonsumsi ekstrak kulit Manggis yang telah banyak di jual dipasaran. Apabila Anda ingin menggunakan cara alami ini, mungkin Anda bisa membuatnya sendiri dirumah.

Salah satu caranya adalah dengan mengiris kulit buah Manggis tipis-tipis kemudian jemur dibawah sinar matahari hingga kering, hal ini bertujuan agar kulit Manggis tersebut bisa bertahan lama serta tahan terhadap jamur. Sementara itu untuk membuatnya jadi obat, ambilah satu genggam kulit buah Manggis yang sudah kering kemudian rebus dengan segelas air, setelah mendidih, saring, dan ekstrak dari kulit buah Manggis ini siap diminum.

Ekstrak kulit manggis mengandung zat anti-peradangan dan anti-inflamasi sehingga sangat bermanfaat bagi penderita Ambeien. Nama zat tersebut adalah “Xanthone”, dimana zat tersebut mempunyai kandungan antioksidan yang sangat tinggi. Antioksidan tersebut berfungsi untuk menghentikan peradangan yang terjadi pada ujung anus (Wasir).

Selain itu, zat Xanthone juga sangat baik untuk memperbaiki sel-sel darah yang telah rusak sehingga proses penyembuhan penyakit Wasir atau Ambeien ini dapat dilakukan dengan lebih cepat. Untuk hasil maksimal lakukan ini secara rutin.

Obat medis yang dapat meredakan gejala Wasir

Selain beberapa langkah perawatan diatas, Anda juga bisa melakukan pengobatan dengan minum obat pereda rasa sakit seperti Acetaminophen (Parasetamol), Aspirin atau Ibuprofen untuk membantu meringankan rasa sakit pada wasir.

Akan tetapi lebih disarankan menggunakan obat oles seperti krim (salep) atau Supositoria (obat yang dimasukkan ke anus, berbentuk seperti peluru) yang mengandung Hidrokortison, atau juga mengandung Witch Hazel (agen mati rasa atau bius).

Namun perlu di ingat, jangan gunakan obat Wasir yang dijual bebas selama lebih dari seminggu kecuali atas petunjuk Dokter. Karena kita khawatir terhadap efek sampingnya, seperti ruam, peradangan dan penipisan kulit.

Prosedur “invasif minimal” untuk mengatasi Wasir

Apabila terjadi gumpalan darah pada Wasir luar atau Hemorrhoid Eksterna, Dokter dapat membuang gumpalan itu dengan melakukan sayatan sederhana. Dan apabila terjadi perdarahan yang terus-menerus atau Wasir tersebut terasa menyakitkan, Dokter dapat merekomendasikan prosedur invasif minimal lainnya, meliputi:

  • Ligasi. Dokter akan menempatkan satu atau dua pita seperti karet di sekitar dasar Hemorrhoid Interna untuk memotong peredarannya. Prosedur ini dapat membuat tidak nyaman dan dapat menyebabkan pendarahan, yang mungkin di alami selama 2-4 hari setelah prosedur tetapi biasanya tidak parah.
  • Suntikan (Sclerotherapy). Pada prosedur ini, Dokter akan menyuntikkan larutan kimia ke dalam jaringan Wasir yang bertujuan agar ambeien menyusut. Suntikan mungkin dapat menyebabkan rasa sedikit nyeri dan mungkin cara ini dinilai kurang efektif dibanding tehnik ligasi.
  • Koagulasi (inframerah , laser atau bipolar). Teknik koagulasi menggunakan laser atau cahaya inframerah atau panas untuk membuat Wasir atau Ambeien menjadi kecil dan menyusut.

Prosedur bedah atau operasi Wasir

Dan apabila ternyata prosedur sebelumnya belum berhasil atau Anda memiliki Wasir yang besar, maka operasi Ambeien (Hemorrhoidectomy) merupakan langkah terakhir yang dapat dilakukan. Dokter bedah akan membuang jaringan yang berlebihan yang menyebabkan perdarahan pada Wasir ini. Berbagai teknik dapat digunakan. Operasi dapat dilakukan dengan bius lokal yang dikombinasikan dengan bius umum atau Anestesi Spinal jadi selama operasi tidak akan terasa sakit.

Hemorrhoidectomy merupakan cara yang paling efektif dan lengkap untuk mengobati Wasir parah atau berulang. Dapat dilakukan secara rawat jalan atau mungkin perlu menginap semalam di rumah sakit.

Efek operasi Wasir ini biasanya membuat sementara waktu kita kesulitan untuk Buang Air Kecil, dan akibatnya mungkin dapat menimbulkan infeksi saluran kencing, namun hal ini tidaklah begitu mengkhawatirkan. Kebanyakan orang mengalami rasa sakit setelah operasi Ambeien, namun dapat diatasi dengan obat-obatan penghilang rasa sakit.

Baca juga: Bagaimana teknik mengejan yang benar saat melahirkan? bagi ibu hamil yang memiliki riwayat Wasir.

Share:
Loading...