BERANDA » KEHAMILAN » Apa saja yang menjadi tanda awal kehamilan?

Apa saja yang menjadi tanda awal kehamilan?

| LuviZhea Chandra

Ciri hamil mudaTanda-tanda awal kehamilan merupakan saat yang paling dinantikan oleh pasangan suami istri yang lama menginginkan seorang buah hati. Dengan datangnya tanda-tanda awal kehamilan ini, tinggalah menunggu waktu saja impian Anda untuk menjadi seorang ibu akan segera terwujud. Tanda-tanda awal kehamilan ini biasanya hampir mirip dengan tanda-tanda akan datang menstruasi, walaupun tanda-tanda ini akan berbeda pada tiap wanita.

Banyak wanita masih bingung membedakan mana tanda-tanda kehamilan sebenarnya, dengan tanda akan datangnya menstruasi, karena Ketidaktahuan mengenai hal ini, juga dapat menyebabkan terjadinya keguguran pada beberapa kasus.

Kenapa bisa terjadi keguguran? Hal ini disebabkan karena masih dilakukannya suatu aktivitas atau konsumsi makanan dan obat obatan yang seharusnya tidak boleh dilakukan oleh wanita hamil, apa lagi umur kehamilan tersebut masih muda tentu resiko keguguran akan lebih tinggi dengan ketidaktahuan tersebut.

Bagaimana mengetahui awal kehamilan kita?

Kebanyakan wanita menilai bahwa tanda-tanda awal kehamilan hanya melihat dari dua sisi saja, yaitu terlambat datangnya menstruasi dan mengalami mual muntah. Memang betul, salah satu tanda-tanda kehamilan ini adalah terlambatnya menstruasi. Namun, terlambat menstruasi ini juga bukan hanya disebabkan oleh kehamilan saja, banyak hal yang mempengaruhinya, seperti pola makan, stress, kelelahan dan adanya gangguan hormonal. Begitu pula dengan mual muntah bisa jadi karena Anda sedang masuk angin saja. Tetapi bisa juga ini adalah tanda-tanda awal bahwa Anda benar benar sudah hamil. Nah untuk lebih memastikannya, Luvizhea.com akan memberikan beberapa tanda awal kehamilan yang bisa Anda gunakan untuk mengetahui apakah saat ini Anda hamil atau tidak.

1. Perubahan Pada Payudara

Di awal kehamilan, payudara akan berubah bentuk, payudara akan membesar, hal ini disebabkan oleh meningkatnya produksi hormon esterogen dan progesteron. Selain itu kondisi payudara juga akan terasa makin lembut, hal ini menimbulkan rasa sensitif yang lebih tinggi, hingga payudara akan terasa sakit atau nyeri saat dipegang. Selain puting susu membesar dan warnanya akan semakin gelap dan terkadang juga akan terasa gatal. Namun perlu dicatat, menurut ahli laktasi, tidak semua wanita mengalami perubahan ini, terutama jika mereka telah menggunakan pil KB.

Baca juga: Manfaat perawatan payudara pada saat hamil.

2. Munculnya bercak darah atau flek yang diikuti kram perut

Setelah kurang lebih 6 hingga 12 hari setelah masa ovulasi atau pembuahan terjadi, biasanya timbul bercak darah yang disebabkan oleh implantasi atau menempelnya embrio pada dinding rahim. Munculnya bercak darah pada saat kehamilan terkadang disalah artikan sebagai menstruasi.

Selain itu, keluarnya bercak darah biasanya diikuti oleh kram perut. Kram perut pada kondisi terjadinya kehamilan akan terjadi secara teratur. Dan kondisi kram perut ini, akan terus berlanjut sampai kehamilan trimester kedua, sampai letak uterus posisinya berada ditengah dan disangga oleh panggul.

3. Sering buang air kecil

Setelah haid terlambat satu hingga dua minggu, keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering dari kebiasaannya. Ini disebabkan perkembangan janin di rahim menekan kandung kemih dan akibat adanya peningkatan sirkulasi darah. Selain itu kandung kemih lebih cepat dipenuhi oleh urine dan keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering. Peningkatan rasa buang air kecil juga disebabkan oleh peningkatan hormon kehamilan. Walaupun buang air kecil ini sering, jangan sampai membatasinya atau menahannya. Selain itu hindarkan dehidrasi dengan lebih meningkatkan asupan cairan ke dalam tubuh.

Baca juga: Solusi infeksi saluran kencing saat hamil.

4. Pusing dan sakit kepala

Gangguan pusing dan sakit kepala yang sering dirasakan oleh ibu hamil diakibatkan oleh faktor fisik seperti rasa lelah, mual, lapar dan tekanan darah rendah. Sedangkan penyebab emosional yaitu adanya perasaan tegang dan depresi. Selain itu peningkatan pasokan darah ke seluruh tubuh juga bisa menyebabkan pusing saat ibu berubah posisi.

5. Rasa lelah dan sering mengantuk

Rasa lelah dan mengantuk pada ibu hamil selain disebabkan oleh perubahan hormonal, juga akibat kinerja dari beberapa organ vital seperti ginjal, jantung, dan paru-paru, semakin bertambah. Organ-organ vital ini tidak hanya bekerja untuk mencukupi kebutuhan ibu saja, namun sekarang juga untuk pertumbuhan dan perkembangan janin yang ada didalam tubuh si ibu.

6. Sembelit

Sembelit terjadi akibat peningkatan hormon progesterone. Hormon ini selain mengendurkan otot-otot rahim, juga berdampak pada mengendurnya otot dinding usus sehingga menyebabkan sembelit atau susah buang air besar. Namun keuntungan dari keadaan ini adalah memungkinkan peyerapan nutrisi yang lebih baik saat hamil.

7. Sering meludah

Tanda kehamilan ini terjadi akibat pengaruh perubahan hormon estrogen, biasanya terjadi sejak awal kehamilan. Kondisi ini biasanya menghilang setelah kehamilan memasuki trimester kedua

8. Perubahan Mood

Wanita hamil memiliki mood yang mudah berubah. Bisa saja di satu waktu Anda merasa sangat bahagia, namun di waktu yan lain Anda akan mudah marah hanya karena masalah sepele. Tidak perlu mengkhawatirkan perubahaan mood ini karena normal. Mood berubah karena terjadinya perubahan hormon secara drastis pada tubuh Anda. Kalau Anda belakangan merasakan hal tersebut, itu terjadi karena tubuh sedang menyesuaikan diri dengan kehadiran hormon baru penunjang kehamilan.

9. Ngidam

Sudah menjadi rahasia umum bahwa ngidam adalah bagian dari ciri-ciri orang hamil muda. Anda akan merasa sangat ingin memakan makanan tertentu yang dalam keadaan normal mungkin Anda tidak menyukai makanan tersebut. Biasanya Anda ingin makan makanan dengan rasa yang menyengat seperti asam atau pedas. Hal ini sangat normal dan sering dialami oleh wanita hamil. Tanda-tanda kehamilan seperti ini tidak hanya akan terjadi pada awal kehamilan, namun bisa terjadi selama 9 bulan penuh. Ngidam adalah hal yang sangat normal, karena ngidam disebabkan oleh perubahan hormon pada tubuh Anda.

10. Sensitif terhadap bau tertentu

Anda tak tahan pada segala macam bau, terutama aroma makanan tertentu. Saking tidak tahannya, biasanya membuat Anda mual dan muntah!

Baca juga: Cara mengatasi beberapa keluhan saat hamil muda.

11. Perubahan Bentuk Tubuh

Saat Anda memasuki masa kehamilan, bukan payudara saja yang akan mengalami perubahan, tetapi perubahan pada bentuk tubuh yang lainnya, seperti perubahan pada perut yang semakin membesar, bokong, paha, dan lengan juga akan ikut membesar seiring bertambahnya usia janin di dalam perut.

Jika Anda sedang mengharapkan kehamilan dan mengalami tanda-tanda awal kehamilan seperti yang telah Luvizhea.com jelaskan diatas, semoga apa yang menjadi harapan Anda bisa terkabul. Untuk lebih meyakinkan lagi, apakah Anda benar-benar hamil ? Anda bisa menggunakan alat tes kehamilan (Test pack) yang tersedia di apotek, cara kerja alat ini untuk mengukur peningkatan kadar hormon HCG (Human chorionic Gonadotrophin) pada air seni. Atau Anda juga bisa langsung memeriksakan diri ke bidan atau dokter kandungan, karena disana Anda akan mendapat informasi lebih detail lagi termasuk usia kehamilan Anda pada saat ini.

Baca juga: Cara menghitung sendiri usia kehamilan dan prediksi tanggal kelahiran.

Bagikan ini ke:
Silahkan klik
untuk selalu terhubung dengan kami via Facebook, sehingga apabila ada pertanyaan dari Anda disini, akan dijawab langsung oleh LuviZhea.