BERANDA » KULINER » Tips dan cara menggunakan panci presto

Tips dan cara menggunakan panci presto

| LuviZhea Chandra

Resep Luvizhea (6)Alat masak yang satu ini sudah tidak asing lagi keberadannya di kalangan masyarakat Indonesia yang suka akan memasak. Penggunaan panci presto sudah meluas bukan saja di kalangan pengusaha tetapi sudah merambah ke masyarakan biasa yang menginginkan cara masak yang cepat, praktis, sehingga membuat pekerjaan memasak menjadi lebih efisien dan mudah, karena dengan menggunakan panci tersebut maka bahan makanan menjadi lebih empuk bahkan untuk daging dan ikan akan lunak sampai ke tulang atau durinya. Meski demikian mungkin ada dikalangan pembaca yang ingin tahu tentang cara memakainya atau Anda yang baru saja memiliki panci tersebut dan ingin memperdalam tentang “Bagaimana menggunakan panci presto” tersebut.

Baca juga: Cara membuat daging supaya cepat empuk dan tidak alot tanpa presto.

Prinsip kerja panci presto

Panci bertekanan atau Panci Presto adalah sebuah panci yang dapat digunakan untuk memasak agar lebih cepat matang dengan media air yang didihkan bersama dengan bahan makanan, mungkin muncul pertanyaan mengapa panci tersebut dapat mempercepat pematangan sedangkan panci yang lain tidak? Pada prinsipnya air yang dipanaskan akan mendidih dengan suhu 100 derajat selsius pada tekanan 1 Atmosfir, Kita tahu bahwa panci presto terbuat dari bahan stainless steel yang tebal serta memiliki tutup yang dilapisi seal kedap yang sangat rapat sehingga ketika air mendidih maka uap air tidak akan keluar sehingga berkumpul di dalam panci maka menurut teori “tekanan berbanding lurus dengan kenaikan suhu” yaitu dengan bertambahnya tekanan di dalam panci maka suhu air yang mendidihpun akan naik melebihi 100 derajat selsius dengan demikian maka waktu memasakpun akan lebih singkat yaitu kira-kira 1/3 waktu dari cara memasak dengan menggunakan panci biasa, selain itu nutrisi-kandungan gizi dan vitamin yang ada di dalam masakan akan terjaga kualitasnya. Dengan menggunakan panci bertekanan maka warna dan aroma dari bahan masakan kita tidak akan berubah. Sebagai pengaman maka pada bagian tutup dipasang sebuah katup yang berfungsi membuang tekanan yang melebihi batas tertentu, hal ini untuk menjaga agar tekanan yang ada di dalam panci tidak menimbulkan ledakan.

Beberapa kelebihan memasak dengan menggunakan panci presto

  • Praktis dalam menggunakannya.
  • Waktu memasak lebih cepat.
  • Karena proses memasak yang cepat maka akan lebih menghemat bahan bakar.
  • Masakan menjadi lebih sehat karena terjaganya kualitas gizi yang ada di dalam masakan.

Cara menggunakan Panci Presto

  • Siapkan panci ptresto anda lalu buka tutupnya dengan cara menggeser pegangan pada tutup ke arah yang berlawanan dengan jarum jam lalu angkat, kemudian isilah dengan bahan masakan yang diikuti dengan memasukkan air.
  • Setelah bahan makanan dan air dimasukkan ke dalam panci ( Jika memasak ayam untuh, panci presto di kasih air sampai setengahnya merendam ayam tadi ) setelah itu tutuplah kembali dengan memutar pegangan pada tutup panci searah dengan jarum jam sehingga letak pegangan tutup sejajar dengan pegangan pada badan panci, Perlu diperhatikan bahwa gambar segitiga yang terletak di tutup panci harus sama dengan gambar segitiga yang ada pada gagang panci.
  • Tunggulah beberapa saat sampai air yang di dalam panci mendidih yang ditandai dengan keluarnya suara desis panjang dari katup yang berada di atas tutup, kemudian kecilkanlah api agar masakan dapat matang dengan merata dan lunak. Saat inilah waktu memasak mulai dihitung, biasanya untuk ayam sekitar 10-15 menit, untuk bebek atau daging kerbau / sapi sekitar 15-20 menit dan ikan bandeng sekitar kurang lebih 45 menit. Setiap panci presto terkadang membutuhkan proses waktu yang berbeda-beda tergantung dari kwalitas presto itu sendiri.
  • Ikutilah petunjuk cara memasak dari koki atau resep untuk menentukan waktu memasak, perlu diperhatikan pula bahwa air yang ada di dalam panci jangan sampai habis karena selain membuat masakan menjadi gosong juga akan merusak panci.
  • Apabila masakan sudah dirasa cukup matang maka matikanlah api lalu diamkan kira-kira 5 menit. Kemudian miringkan katup yang besar yang berada di tengah-tengah panci sehingga bandul kecil turun ke posisi yang semula. Apabila anda yakin sudah tidak ada lagi uap yang keluar dan desis menghilang maka tutup panci presto dapat dibuka untuk kemudian dikeluarkan isinya.
  • Janganlah membuka tutup panci sebelum mengeluarkan sisa uap dari dalam panci karena uap yang bertekanan dan sangat panas akan menyembur keluar yang dapat membahayakan kita selain itu membuat dagin masakan kita juga akan hancur karena tekan uap yang keluar. Apabila masakan tidak matang dengan sempurna maka proses memasak dapat diulang dengan menutup panci dan meletakkannya dia atas nyala api dan memulai semuanya dari awal.

Tips memilih panci presto

  • Pilihlah yang terbuat dari bahan stainless steel yang tebal, karena panci akan menahan tekanan dari uap air yang sangat kuat.
  • Carilah yang dilengkapi dengan katup pengaman tekanan, dengan adanya pengaman ini maka tekanan yang berlebihan dari dalam panci akan dikeluarkan, bila sebuah panci presto tidak memiliki penganaman ini maka dikhawatirkan akan meledak oleh tekanan uap air yang sangat kuat.
  • Saat memasang tutup sebaiknya dilakukan dengan benar yaitu tertutup rapat agar tidak ada uap air yang keluar, periksalah karet pada tutup jangan sampai rusak, gantilah karet tersebut bila sudah tidak layak pakai.

Demikian tips dari Luvizhea.com, semoga bermanfaat.

Bagikan ini ke:
Silahkan klik
untuk selalu terhubung dengan kami via Facebook, sehingga apabila ada pertanyaan dari Anda disini, akan dijawab langsung oleh LuviZhea.