BERANDA » KEHAMILAN » Tanda wanita sedang dalam masa subur

Tanda wanita sedang dalam masa subur

| LuviZhea Chandra

Menghitung masa ovulasiBagi Anda yang lama belum mendapatkan momongan, melakukan hubungan seks pada masa subur merupakan salah satu cara cepat hamil yang efektif. Sebaliknya bagi Anda yang ingin menunda kehamilan sebaiknya menghindari hubungan seks pada masa subur ini. Masa subur adalah masa ovulasi, yaitu suatu periode ketika sel telur pada wanita dilepaskan dari indung telurnya. Pada masa ovulasi ini seorang wanita dianggap sedang dalam kondisi subur dan memiliki peluang yang sangat besar untuk terjadinya pembuahan antara sel telur dan sel sperma.

Bagaimana mengetahui kalau kita dalam masa subur?

Wanita awam pada umumnya tidak akan tahu persis kapan dirinya tengah dalam masa subur atau tidak, terutama bagi wanita yang memiliki siklus mentruasi yang tidak tentu. Selain menggunakan alat dan rumus perhitungan untuk mengetahui periode masa subur, sebenarnya saat memasuki masa subur ada beberapa perubahan yang terjadi pada tubuh Anda yang bisa Anda rasakan dan bisa Anda amati dari banyak hal, mulai dari perubahan suhu tubuh hingga kekentalan lendir di daerah kemaluan, yang selanjutnya bisa kita katakan sebagai tanda-tanda wanita sedang dalam masa subur.

Pada umumnya masa subur seorang wanita kurang lebih terjadi pada hari ke 12 sampai dengan hari ke 15, dihitung sejak hari pertama haid.

Setidaknya ada empat tanda-tanda pada tubuh wanita yang sedang dalam masa subur yang Luvizhea.com rangkum dari beberapa sumber, yaitu:

1. Suhu tubuh

Selama ovulasi, Suhu tubuh wanita cenderung mengalami peningkatan. Suhu ini biasa disebut dengan suhu basal. Setiap wanita punya suhu basal yang berbeda-beda tetapi rata-rata terjadi peningkatan 0,2 derajat celsius.

Cara mengetahuinya adalah mengukur temperatur suhu tubuh Anda di saat hari biasa, dan di saat waktu sebelum menstruasi. Saat suhu tubuh tertinggi di beberapa hari dalam satu bulan, maka di situlah Anda sedang mengalami masa subur. Tanda ovulasi ini dapat menguntungkan bagi wanita yang sedang merencanakan kehamilan. Silakan cek perubahan suhu tubuh ini dengan termometer setiap pagi hari sebelum Anda melakukan aktifitas.

2. Lendir dan basah

Lendir kesuburanLendir Serviks adalah lendir yang biasa dikeluarkan oleh serviks atau leher rahim. Lendir ini berfungsi sebagai alat pertahanan tubuh atau anti infeksi. Selama masa ovulasi, lendir ini akan meningkat menjadi lebih tebal, lebih jelas, putih dan licin. Biasanya seminggu sebelum dan setelah menstruasi lendir tersebut hanya sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali.

Lendir kesuburan dihasilkan oleh kelenjar leher rahim wanita bersamaan dengan proses pematangan sel telur dalam indung telur. Fungsi lain dari lendir kesuburan ini adalah mengubah kadar keasaman dalam vagina. Artinya, bila tidak terdapat lendir kesuburan, cairan dalam vagina bersifat asam hingga sperma hanya bertahan hidup selama beberapa jam saja. Sedangkan dengan adanya lendir kesuburan, keasaman vagina jauh berkurang hingga sperma bisa bertahan hidup di sini selama 3 hari. Padahal, lendir kesuburan ini dihasilkan setiap wanita dalam waktu yang amat terbatas. Yakni, menjelang sel telur akan melepaskan diri dari indung telur.

Disinilah Anda perlu ekstra jeli mengamati produksi lendir kesuburannya bila ingin cepat hamil. Dalam keadaan subur, lendir tersebut bersifat amat elastis, hingga ketika ditarik pun seolah tak ada habis-habisnya karena tidak terputus.

Karena banyaknya jumlah lendir yang keluar selama masa ovulasi, wanita cenderung akan merasa lebih basah. Kondisi ini bisa menyebabkan iritasi, terutama jika Anda tidak memperhatikan kebersihan organ intim. Gantilah pakaian dalam Anda bila sudah merasa tidak nyaman.

3. Payudara nyeri

Ini adalah salah satu perubahan fisik yang terjadi pada saat wanita sedang ovulasi. Selama ovulasi payudara akan terasa sedikit nyeri, hampir mirip dengan gejala ketika masa pra-menstruasi. Namun tidak setiap wanita merasakan nyeri di payudara pada saat ovulasi.

4. Perut terasa berat

Biasanya saat sedang menstruasi, perut bagian bawah akan terasa nyeri dan tidak nyaman. Nah, sebelum menstruasi terkadang Anda akan merasakan hal yang sama. Di sinilah Anda sebenarnya sedang mengalami masa subur. Aktivitas sel telur meningkat sehingga seringkali menyebabkan nyeri atau perut bagian bawah seperti ditarik dan terasa berat.

Demikian empat tanda yang terjadi pada wanita bila memasuki masa subur. Sekedar tambahan, ada juga penelitian yang menyebutkan bahwa suara wanita akan terdengar lebih sexy pada masa subur.

Menggunakan aplikasi kalkulator kesuburan

Satu lagi yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui masa subur Anda yaitu dengan menggunakan aplikasi Kalkulator Masa Subur dari Luvizhea.com yang bisa digunakan secara online. Atau silahkan instal aplikasi LuviZhea di smartphone Anda melalui Google Play untuk penggunaan secara offline.

Semoga dengan ini, Anda tidak bingung lagi dalam menentukan masa subur Anda. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Cara ampuh agar bisa mempunyai anak laki-laki.

Bagikan ini ke:
Silahkan klik
untuk selalu terhubung dengan kami via Facebook, sehingga apabila ada pertanyaan dari Anda disini, akan dijawab langsung oleh LuviZhea.