BERANDA » KESEHATAN » Pantangan makanan agar haid teratur dan tidak nyeri

Pantangan makanan agar haid teratur dan tidak nyeri

| LuviZhea Chandra

Makanan yang tidak boleh dikonsumsi saat haidBanyak beredar mitos seputar pantangan (larangan) melakukan kegiatan tertentu saat wanita sedang haid. Seperti halnya larangan keramas, memotong kuku, berenang, minum soda, minum air kelapa, minum minuman dingin, dan lain sebagainya. Namun, hal ini sebagian adalah mitos yang kebenarannya belum teruji secara medis.

Anda tetap diperbolehkan keramas untuk menjaga kebersihan rambut saat haid. Hanya saja alasannya mungkin untuk orang Islam sebaiknya memotong kuku ketika ia dalam keadaan suci, yaitu setelah habis masa haid. Sedangkan untuk berenang, mungkin lebih kepada apabila ketika haid kita berenang takutnya terjadi “tembus atau bocor” sehingga akan “mengotori” air di kolam renang tersebut.

Dalam dunia medis selama ini memang tidak ada larangan (pantangan) melakukan ini dan itu saat Anda mengalami haid. Kalaupun ada, itu lebih kepada agar kita tidak terlalu capek, stress (banyak pikiran), Begadang (Kurang tidur), melakukan Diet ketat, dan melakukan kegiatan lain yang nantinya akan mempengaruhi kesehatan tubuh keseluruhan, baik fisik maupun psikis.

Sedangkan untuk masalah makanan, selain mengkonsumsi makanan ataupun ramuan yang dapat melancarkan haid yang tidak teratur yang telah Luvizhea.com bahas pada artikel sebelumnya, sebaiknya kita juga menghindari makanan tertentu (pantangan) saat kita sedang haid (menstruasi). Hal ini untuk selalu menjaga siklus haid kita selalu berjalan normal tanpa hambatan. Berikut makanan yang sebaiknya dihindari selama masa haid.

Hindari makanan yang dipanggang saat haid

Sosis Vs ObatSaat haid sebaiknya menghindari makanan yang diolah dengan cara dipanggang, misalnya sate kambing, ayam panggang, ikan bakar, dan makanan yang dimasak dengan cara dipanggang lainnya. Ini terjadi karena dalam proses pemanggangan akan terjadi suatu proses kimiawi yang mengakibatkan munculnya radikal bebas akibat proses “pembakaran”. Selain itu kadar lemak trans akibat proses pmpanggangan ini akan semakin meningkat. Semua itu bisa memicu hormon Estrogen meningkat drastis sehingga menjadi pencetus rasa sakit dan nyeri pada rahim ketika haid datang.

Hindari makanan yang digoreng (Gorengan) saat haid

GorenganMakanan yang diolah dengan cara digoreng masih berkaitan erat dengan makanan yang dipanggang, yaitu sama-sama meningkatkan kadar lemak jenuh. Jadi hindari juga makanan yang digoreng seperti kentang goreng, bakwan, pisang goreng, ayam goreng dan lainnya selama masa haid.

Seperti yang telah Luvizhea.com jelaskan diatas, lemak trans atau lemak jenuh dapat meningkatkan kadar Estrogen yang bisa menimbulkan rasa sakit saat haid dan menyebabkan haid menjadi tidak teratur.

Hindari makanan berlemak (tinggi kolesterol) saat haid

Jeroan makanan berlemak jenuhSeperti kedua poin yang telah Luvizhea.com sebutkan diatas berkaitan dengan lemak jenuh. Asupan lemak yang berlebih pada tubuh bisa menyebabkan obesitas, sedangkan obesitas menjadi salah satu alasan utama yang menyebabkan siklus haid tidak teratur. Bukan hanya itu, makanan berlemak juga dapat menyebabkan peradangan dan nyeri. Sehingga apabila Anda menderita kram saat haid, lemak ini dapat memperburuk rasa sakitnya.

Untuk itu hindari makanan yang mengandung lemak jenuh seperti :

  • Daging merah (termasuk daging sapi, kambing atau domba, dan daging dari hewan mamalia lainnya), serta bagian organ dalam hewan tersebut atau Jeroan (termasuk gajih, otak, ginjal, paru, babat).
  • Kulit ayam, kuning telur (termasuk Mayonnaise) karena juga tinggi akan kandungan lemak jenuh.
  • Minyak Goreng terutama dari kelapa sawit (termasuk makanan yang digoreng), Mentega, Margarine, Susu full cream, Keju, dan lainnya.

Baca juga: Cara mengatasi haid (menstruasi) tidak teratur sesuai penyebabnya.

Hindari makanan dan minuman manis saat haid

Makanan manisUmumnya jenis makanan manis dihindari oleh orang yang terkena Diabetes dan Hipertensi. Namun makanan dan minuman manis sebaiknya juga dihindari bagi wanita yang sering mengalami siklus haid yang tidak teratur. Makanan manis memperburuk kram pada perut saat haid. Selain itu juga meningkatkan resiko obesitas dan meningkatkan kadar gula darah yang nantinya akan mempengaruhi keseimbangan hormon sehingga menyebabkan haid berjalan tidak teratur.

Makanan dan minuman manis yang harus dihindari, diantaranya: gula pasir, kue, kukis, permen dan minuman manis lainnya.

Hindari makanan kaleng dan makanan olahan saat haid

Makanan kalengMakanan yang dikemas dalam kaleng banyak mengandung zat Sodium sebagai pengawetnya. Ini akan menyebabkan terjadinya retensi air sehingga bisa menyebabkan terjadi pembengkakan (Sembab). Hal ini karena metabolisme dalam tubuh yang terganggu.

Untuk itu hindari makanan kaleng dan olahan karena makanan tersebut tinggi kandungan Natrium Klorida (NaCl) dan Sodium karbonat. Selain itu hindari juga makanan yang menggunakan penyedap masakan yang sering kita gunakan saat memasak seperti MSG (Monosodium Glutamat) ketika sedang menstruasi.

Makanan yang diolah dengan menggunakan garam Natrium ataaupun Sodium diantaranya: Biscuit, Craker, Keripik, Mie instan, Sarden, Kornet, Sayur kaleng, Buah kaleng, sosis, ham, dendeng, abon, ikan asin, pindang, udang kering, telur asin, termasuk Softdrink. Jadi sebaiknya hindari makanan tersebut terutama saat sedang haid.

Hindari makanan dan minuman yang mengandung Kafein saat haid

Coffee Cup on Coffee Beans --- Image by © David Arky/CorbisMengkonsumsi makanan atau minuman dengan kandungan Kafein seperti halnya kopi, coklat dan softdrinks (minuman Soda) dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi sempit dan menyebabkan tubuh lebih mudah mengalami dehidrasi. Dehidrasi bisa memicu depresi ringan dan akhirnya menyebabkan sakit kepala, terutama saat sedang haid.

Berdasarkan penelitian Epidemiologi yang diterbitkan oleh “American Journal of Epidemiology” pada tahun 1999 mengenai konsumsi Kafein dan fungsi haid (menstruasi). Menyatakan bahwa: Kafein dapat menyebabkan konstriksi (pengecangan atau pengempisan) pembuluh darah uterus (rahim) sehingga terjadi penurunan aliran darah uterus ,yang mana hal ini dapat mengurangi pendarahan saat haid dan memperpendek durasi haid itu sendiri. Selain itu, didapatkan juga bahwa mereka yang mengkonsumsi Kafein dalam jumlah banyak, menjadi dua kali lebih mungkin untuk mengalami siklus haid yang lebih pendek dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi Kafein. Efek Vasokonstriktor dari Kafein ini pun yang akan menyebabkan nyeri saat haid terasa lebih berat. Sehingga sebaiknya pada saat haid, wanita disarankan untuk mengurangi atau tidak mengkonsumsi minuman yang mengandung Kafein sama sekali.

Hindari makanan dan minuman yang mengandung Alkohol saat haid

Alkohol VS ObatBerdasarkan publikasi yang dimuat di “The National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism” pada tahun 2000, mengatakan bahwa efek Alkohol terutama pada peminum berat, memiliki kontribusi terhadap kelainan reproduksi. Seperti, berhenti haid, siklus haid tidak teratur, siklus haid tanpa ovulasi, menopause dini, dan peningkatan risiko keguguran spontan.

Kelainan tersebut dapat disebabkan oleh pengaruh Alkohol terhadap pengaturan hormon dari sistem reproduksi atau secara tidak langsung berkaitan dengan penyakit lain yang biasanya disebabkan oleh pengaruh Alkohol seperti penyakit hati, pancreas, malnutrisi, atau kelainan pada janin. Meskipun efek ini ditemukan pada peminum berat, ternyata wanita yang minum Alkohol 3 kali sehari selama 3 minggu, berdasarkan hasil penelitian juga akan mengalami siklus haid yang abnormal dan ovulasi yang kurang ataupun terhambat.

Selain minuman keras, sebaiknya Anda juga menghindari tape dan buah Durian, karena beberapa makanan tersebut tinggi akan kandungan Alkohol.

Baca juga: Tips dan cara mengatasi masalah keputihan pada organ intim wanita.

Bagikan ini ke:
Silahkan klik
untuk selalu terhubung dengan kami via Facebook, sehingga apabila ada pertanyaan dari Anda disini, akan dijawab langsung oleh @LuviZhea.