BERANDA » KEHAMILAN » Menghitung usia kehamilan dan tanggal kelahiran

Menghitung usia kehamilan dan tanggal kelahiran

| LuviZhea Chandra

Luvizhea (15)Pengetahuan akan Menghitung Usia Kehamilan masih banyak kurang dipahami oleh para ibu hamil. Padahal hal ini merupakan hal penting untuk dapat mengetahui usia kehamilan yang sedang dijalani. Dengan mengetahui usia kehamilan, seorang ibu hamil dapat mengetahui perkembangan atau pertumbuhan organ apa yang sedang terjadi pada janinnya, kebutuhan apa yang diperlukan oleh janinnya dan hal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama usia kehamilan tersebut. Selain itu, dengan mengetahui usia kehamilan, seorang ibu hamil dapat mengetahui kapan jadwal pemeriksaan yang harus dilakukan baik ke dokter maupun ke bidan, sehingga dengan demikian diharapkan kehamilanyang sedang dijalani menjadi sehat dan menghasilkan buah hati yang berkualitas.

Selama ini kebanyakan untuk dapat menghitung usia kehamilan masih mengandalkan para ahli baik dokter atau bidan, memang hal ini merupakan yang dianjurkan demi ketepatan penghitungan usia kehamilan. Selain itu, biasanya menghitung usia kehamilan dilakukan dengan menggunakan USG, yang memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dengan mengukur ukuran tengkorak, panjang janin, ukuran jantung, ginjal, dan sebagainya.

Baca juga: Sering USG saat hamil amankah bagi janin?.

Namun, tidak ada salahnya ibu hamil mengetahui cara menghitung usia kehamilan yang dapat dilakukan sendiri. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan ibu hamil untuk menghitung usia kehamilannya yang memiliki tingkat akurasi yang baik, diantaranya berdasar kepada:

Siklus Mentruasi

Cara Perhitungan ini lebih banyak digunakan. Untuk dapat menghitung usia kehamilan Anda berdasar Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) hanya dapat dilakukan oleh ibu hamil yang memiliki siklus haid normal dan teratur (28-30 hari). Untuk taksiran usia kehamilan berdasar HPHT dapat menggunakan rumus Neagele, selain dapat menghitung usia kehamilan, rumus ini juga dapat digunakan untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL).

Penggunaan rumus ini adalah dengan menambahkan 7 pada tanggal pertama dari haid terakhir, kemudian mengurangi bulan dengan 3 dan menambahkan 1 pada tahunnnya, sedangkan untuk bulan yang tidak bisa dikurangi 3, misalnya Januari, Februari, dan Maret, maka bulannya ditambah 9, tapi tahunnya tetap tidak ditambah atau dikurangi.

contoh:

Jika HPHT Anda adalah 06 mei 2012, maka:
6 5 12
+ – +
7 3 1

13 2 13 (ini tanggal HPL)

Jadi taksiran waktu kelahiran Anda adalah tanggal 13 febuari 2013, sedangkan untuk usia kehamilan tinggal menghitungnya setiap tanggal 6, jadi pada saat tgl 6 juni , berarti usia kehamilan Anda menginjak satu bulan, 6 juli usia kehamilan 2 bulan, dan seterusnya. Sebaiknya kehamilan dihitung per minggu untuk perhitungan gizi dan kemudahan melihat perkembangannya jadi 13 Mei adalah 1 minggu, 20 Mei adalah 2 minggu.

Catatan: Untuk Hari Perkiraan Lahir sebaiknya ditambah tenggang waktu plus atau minus 7 hari.

Kalkulator kehamilan

Apabila Anda masih kesulitan dengan rumus diatas, Anda bisa menggunakan aplikasi Kalkulator Kehamilan atau Kalender Kehamilan putar dari Luvizhea.com yang bisa digunakan secara online. Atau silahkan instal aplikasi LuviZhea di smartphone Anda melalui Google Play untuk penggunaan secara offline.

Bagikan ini ke:
Silahkan klik
untuk selalu terhubung dengan kami via Facebook, sehingga apabila ada pertanyaan dari Anda disini, akan dijawab langsung oleh LuviZhea.