BERANDA » KULINER » Mengenal wisata kuliner khas Pati Jawa Tengah

Mengenal wisata kuliner khas Pati Jawa Tengah

| LuviZhea Chandra

Pati Bumi MinataniNusantara memang kaya akan wisata kuliner khas yang tidak kalah lezat dari makanan modern ala luar negeri. Contoh saja kota-kota di pesisir utara Jawa Tengah, hampir semua punya wisata kuliner khas, seperti halnya Semarang dengan lumpia dan wingko babat-nya, Brebes dengan telur asin-nya, Jepara dengan wedang adon-adon coro dan es gempol leret-nya, Demak dengan sengkulun-nya, Kudus dengan soto kerbau dan jenang-nya, Rembang dengan sate sarepeh, Mangut dan lontong tuyuhan-nya, Mungkin anda juga bertanya-tanya adakah sesuatu yang istimewa yang datangnya dari Pati? Tentu saja ada. Berikut dua makanan khas Pati yang terkenal yang patut kita coba ketika berkunjung ke Pati:

Sego Gandul

Sego gandulSego gandul atau yang di kenal nasi gandul adalah makanan khas kota Pati, walaupun sederhana tetapi memiliki cita rasa khas yang tidak terlupakan. Jadi ketika Anda berkunjung ke kota Pati belum lengkap rasanya jika Anda belum mencicipi nasi gandul. Disebut nasi gandul karena awalnya ada seorang pedagang nasi yang memikul dagangannya keliling kampung di Pati. Pedagang itu berdagang malam hari dengan bantuan lampu petromaks. karena pikulannya gondal-gandul saat si pedagang berjalan, pelanggan lalu memberi dia nama pedagang nasi gandul. Cara penyajiannya unik yaitu nasi yang sudah dicampur kuah dan daging dan lain sebagainya ditaruh pada piring yang diberi alas daun pisang, Jadi nasinya gandul (mengambang) tidak nyentuh piring, jadi serba gandul ya? dan cara menyantapnya tidak dengan sendok tetapi dengan daun pisang yang memanjang dan dilipat, kalau orang jawa bilang ‘suru’.  Tempat penjual Nasi Gandul banyak tersebar di Kabuaten Pati, yang terkenal adalah nasi gandul dari Desa Gajahmati- Pati.

Mau coba untuk memasaknya sendiri dirumah? Baiklah Luvizhea.com berikan resep dan cara membuat sego gandul khas kota Pati, kebetulan Adminnya juga asli orang Pati 🙂

Bahan:

  • 500 gram daging sapi, potong-potong
  • 3 lembar daun salam
  • 2 batang serai, memarkan
  • 1000 cc santan dari 1 butir kelapa
  • 2 cm lengkuas, iris-iris
  • 1 sendok teh garam
  • ½ sendok teh lada bubuk
  • 1 sendok teh penyedap rasa
  • 1 sendok teh ketumbar, jinten bubuk
  • 2 sendok teh gula merah sisir halus
  • 1 buah keluwak, ambil isi
  • Minyak goreng secukupnya.

Bumbu yang dihaluskan:

  • 8 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 buah cabai merah
  • 2 cm kencur

Pelengkap:

  • Daun pisang untuk alas
  • Nasi putih
  • Bawang goreng secukupnya

Cara Membuat :

  1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan daun salam, serai, lengkuas, keluwak, daging sapi, santan. Rebus sampai empuk. Beri garam, gula merah, ketumbar, jintan bubuk, lada, penyedap rasa hingga mendidih dan berminyak, lalu angkat.
  2. Alasi piring saji dengan daun pisang. Tata nasi, daging beserta kuah dan taburi dengan bawang goreng. Hidangkan panas-panas. Bisa disajikan dengan tempe goreng, usus goreng dan telur pindang dan lain sebagainya sesuai selera.

Soto Kemiri

soto kemiriMakanan khas dari Kabupaten Pati selain nasi gandul, adalah Soto Kemiri . Soto Kemiri juga menggunakan daging ayam. Makanan khas ini membutuhkan bumbu bawang merah, bawang putih, kencur, kemiri, lengkuas, jinten, merica, jahe, dan santan. Soto kemiri biasa disajikan tanpa penyedap rasa. Cara memasak soto kemiri pun tidak sulit, cukup menggunakan kuali dari bahan tanah liat serta dipanaskan dengan bahan bakar kayu. Salah satu cara menengarai soto khas Pati ini adalah aroma kemirinya yang lebih menonjol dan kuahnya lebih encer dibanding soto dari daerah lain. Cara penyajiannya pun unik, yaitu setelah mangkuk yang telah berisi nasi, irisan daging ayam, dan taoge lalu diberi kuah setelah itu kuah dari mangkuk tadi dituang kembali kedalam kuali, demikian diulangi beberapa kali sehingga rasa ‘gurih gurih enyoi’ bisa sangat terasa. Karena cara penyajian seperti ini Soto Kemiri juga dikenal sebagai Soto Kopyok. Lauk yang disajikan sebagai pelengkap sama seperti kebanyakan soto-soto ayam dari daerah lain, tapi yang membedakan adalah ukurannya, karena ayam yang digunakan adalah ayam dere maka ukurannya pun kecil-kecil sehingga kalo tidak terkontrol bisa menghabiskan sepiring lauk. Tempat penjual soto Kemiri banyak tersebar di Kabupaten Pati salah satunya yang terkenal berada di desa Kemiri Pati.

Sekarang mari kita coba juga untuk membuat sendiri Soto Kemiri dengan resep yang telah ada, selamat mencoba…

Bahan:

  • 1 ekor ayam kampung / dere
  • 1.500 ml air
  • 2 lembar daun salam
  • 100 gram taoge, diseduh
  • 2 tangkai daun seledri, iris halus
  • 3 sendok bawang goreng, untuk menyajikan

Bumbu Halus:

  • 4 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 2 butir kemiri
  • 2 cm kunyit
  • 1 cm kencur
  • 1 1/2 sendok teh garam

Cara Membuat :

  1. Rebus ayam dalam air yang diberi daun salam sampai matang.
  2. Campur kaldu bersama bumbu halus sambil diaduk hingga bumbu meresap.
  3. Angkat ayam lalu suwir-suwir.
  4. Masukkan taoge, ayam suwir dalam mangkuk seduh dengan kaldu panas, ( setelah mangkuk yang telah berisi nasi, irisan daging ayam, dan taoge lalu diberi kuah kaldu, setelah itu kuah dari mangkuk tadi dituang kembali kedalam kuali, demikian diulangi beberapa kali sehingga rasa gurih bisa sangat terasa )
  5. Siram lagi dengan kaldu lalu sajikan dengan taburan daun seledri dan bawang goreng, jadi deh, dan siap untuk disantap bersama keluarga.

Sebenarnya masih banyak lagi makanan khas yang bisa Anda temukan di Pati, misalnya Kelo mrico juwana, tempe semangit kajar, petis tangkar jetak wedarijaksa, Bandeng duri lunak juwana, tape gembong, dan lain sebagainya, yang patut Anda coba ketika berkunjung dan berjalan-jalan ke kabupaten Pati.

Bagikan ini ke:
Silahkan klik
untuk selalu terhubung dengan kami via Facebook, sehingga apabila ada pertanyaan dari Anda disini, akan dijawab langsung oleh LuviZhea.