BERANDA » FASHION » Cara merawat sweater agar tidak terurai dan berbulu

Cara merawat sweater agar tidak terurai dan berbulu

| LuviZhea Chandra

Bahan wol dan kashmirSweater merupakan pakaian yang sering dibutuhkan saat musim hujan. Tidak hanya berguna sebagai penghangat tubuh, sweater juga bisa berperan untuk meningkatkan penampilan. Tetapi Salah satu kelemahan sweater berbahan wol atau kashmir adalah jalinan benang yang mudah terurai. Sekalipun motifnya cantik dan desainnya menarik, tampilan keseluruhan tak akan sempurna jika ada satu atau beberapa benang yang terurai.

Lalu, bagaimana caranya agar benang wol dan kashmir yang rapuh tidak mudah terurai dan membuat sweater jadi “berbulu”? Seperti yang Luvizhea.com kutip dari Womans Day Mungkin freezer bisa jadi jalan keluarnya.

Cara paling mudah untuk menghentikan terurainya benang-benang ini adalah dengan mendinginkannya. Lipat sweater Anda, kemudian masukkan ke dalam kantong plastik transparan yang bersih, lalu rekatkan agar tertutup sempurna. Setelah itu, masukkan kantong plastik berisi sweater ke dalam freezer untuk didinginkan. Biarkan sweater berada dalam freezer selama beberapa jam. Proses pendinginan ini dapat membantu mencegah benang wol terurai dan merusak penampilan Anda.

Selain masalah seperti diatas, sweater juga berpotensi untuk menyusut dan memudar. Berikut beberapa tips dari Luvizhea.com untuk menjaga sweater yang berbahan wol tetap awet, dan membuat penampilannya selalu tampak seperti baru.

1. Jangan menggantung sweater pada hanger

Gravitasi akan memisahkan serat-serat dan mengubah pola rajutan sweater dari waktu ke waktu. Ketika digantung, bentuk sweater akan berubah pada bagian lengan, pundak, dan lehernya. Lipat sweater Anda, dan simpan di dalam kotak kayu, kanvas, atau kemasan karton, sehingga memiliki akses ke udara, tetapi terhindar dari ngengat. Dengan cara ini Anda akan dapat menjaga bentuk dan baunya yang segar setelah mencucinya

2. Beri kamper

Ngengat suka memakan wol, bahan utama pada kebanyakan sweater. Untungnya, aroma kayu cedar yang cenderung manis bisa mencegah ngengat merajalela. Untuk mencegah hama ini memakan habis pakaian Anda, batasi tempat penyimpanan sweater dengan kayu cedar, atau berikan kamper pada lemari Anda.

3. Perbaiki rajutan, jangan menunggu sampai rusak

Begitu ada kancing yang longgar atau terlihat ada robekan kecil muncul di kain rajutan segera perbaiki Karena sekali robek maka sweater Anda beresiko untuk mengalami robekan yang lebih besar atau bahkan terurai, Sebagian besar sweater menyediakan benang tambahan untuk perbaikan kecil, jadi pastikan untuk menambal setiap lubang secepat mungkin.

4. Jangan terlalu sering mencucinya

Anda tidak perlu mencuci sweater setiap kali ingin dipakai. Perawatan sweater mirip dengan jeans yang sama-sama jarang dicuci. Sebaiknya jangan menggunakan sweater sebagai pakaian utama, tetapi kenakan kaos atau kemeja yang berbahan katun terlebih dahulu baru sweaternya. Hal ini berguna untuk mencegah minyak alami tubuh Anda tidak bersentuhan langsung dengan bahan sweater. Untuk memastikan bahwa Anda tidak membuat sweater menyusut atau rusak, lebih baik mencucinya dengan tangan atau men-dry clean di laundry. Saat mencuci dengan tangan, gunakan air dingin karena air panas atau hangat akan meningkatkan potensi penyusutan, lalu tambahkan sedikit deterjen yang diformulasikan untuk bahan halus, dan biarkan sweater terendam. Untuk menghilangkan noda, gosok sweater dengan lembut sampai nodanya larut. Untuk mengeringkan seperti yang telah disebutkan Luvizhea.com diatas, jangan gantung sweater di hanger. Ketika proses mengeringkan, hamparkan sweater di atas handuk, dan ubah-ubah posisinya agar kering secara merata.

Demikian info dari Luvizhea.com, semoga bermanfaat.

Baca juga: Cara jitu menghilangkan noda membandel pada pakaian.

Bagikan ini ke:
Silahkan klik
untuk selalu terhubung dengan kami via Facebook, sehingga apabila ada pertanyaan dari Anda disini, akan dijawab langsung oleh LuviZhea.