BERANDA » KESEHATAN » Beberapa pertanyaan saat orang sakit Tipes

Beberapa pertanyaan saat orang sakit Tipes

| LuviZhea Chandra

Demam ThypoidDemam Typhoid atau lebih dikenal dengan Tifus atau Tipes adalah penyakit infeksi yang umum menyerang sistem pencernaan (terutama usus halus) yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi dan juga Salmonella paratyphi. Selain itu, Tipes merupakan penyakit infeksi sistemik karena bakteri penyebabnya ini juga dapat menyebar keseluruh tubuh. Tipes juga merupakan penyakit menular yang dapat ditularkan melalui makanan atau minuman yang telah terkontaminasi bakteri tersebut.

Untuk mengetahui, apakah Anda terkena Tipes atau tidak ketika sedang sakit demam, maka diperlukan pemeriksaan penunjang. Namun kondisi ini bisa juga dikenali melalui beberapa ciri-ciri (gejala), seperti berikut ini:

  • Saat sakit Tipes, mungkin Anda akan mengalami demam dengan suhu badan cenderung tinggi saat malam hari (bisa mencapai 39 sampai 40 derajat Celcius), dan akan menurun pada saat menjelang pagi hari dan di siang hari. Dan kondisi naik turunnya suhu tubuh ini biasanya akan terjadi selama kurang lebih 3 minggu pertama ketika seseorang mengalami Tipes.
  • Saat sakit Tipes, mungkin Anda akan kehilangan nafsu makan akibat infeksi pada usus. Dengan begitu berat badan menurun dan kondisi tubuh pun akan semakin lemas.
  • Saat sakit Tipes, mungkin Anda akan mengalami kondisi bibir pecah-pecah dan cenderung sangat kering. Bahkan bukan hanya itu, saat terserang Tipes biasanya Anda juga akan mengalami peradangan di dalam tenggorokannya, bisa mengalami sakit tenggorokan dan mengeluarkan bau mulut yang kurang sedap.
  • Rasa pahit di lidah ketika makan atau minum mungkin menjadi gejala yang sudah biasa dialami oleh kebanyakan orang ketika sedang sakit. Akan tetapi pada saat sakit Tipes, biasanya gejala ini juga diikuti dengan bagian tengah lidah berwarna putih, sedangkan bagian tepi lidah warnanya akan tetap merah.
  • Saat sakit Tipes mungkin Anda juka akan merasakan nyeri pada otot-otot tubuh, dan bahkan merasakan sakit kepala (kepala terasa pusing dan terasa berat).
  • Saat sakit Tipes, mungkin Anda akan mengalami diare, namun tidak jarang ada juga yang mengalami kondisi sebaliknya, yaitu sulit Buang Air Besar (BAB).
  • Saat sakit Tipes, mungkin Anda akan mengalami sakit perut, mual dan muntah yang biasanya diakibatkan oleh limfa dan hati yang bengkak akibat infeksi. Dan selain itu, tanda lain yang sering muncul adalah timbulnya bercak merah kecil pada bagian perut dan juga dada.

Bila Anda mengalami sebagian besar ciri-ciri yang telah Luvizhea.com sebut diatas, ada kemungkinan Anda positif terjangkit Tipes.

Karena umumnya Tipes menyerang sistem pencernaan, maka pantangan saat sakit Tipes ini adalah seputar makanan dan aktivitas fisik. Pantangan makanan yang harus dihindari saat Tipes adalah makanan pedas, asam dan berserat tinggi, serta makanan lain yang telah disebutkan pada artikel: Pantangan dan makanan yang disarankan saat sakit Tipes. Dan pada artikel tersebut juga telah disebutkan makanan apa saja yang disarankan untuk penderita Tipes.

Bukan hanya soal makanan saja yang menjadi perhatian saat seseorang sakit Tipes. Saat sakit Tipes Anda sebaiknya tidak boleh melakukan aktivitas berat dan melelahkan. Hal itu dilakukan agar tidak memperburuk kondisi yang ada atau membuat sakitnya kambuh kembali.

Untuk pengobatannya sendiri telah kami bahas lengkap pada artikel: Mengenali gejala dan cara mengobati sakit Tipes, untuk informasi lebih lanjut silahkan dibaca pada artikel tersebut.

Intinya, keputusan perawatan dan pengobatan di rumah ataupun di rumah sakit, itu tergantung pada tingkat keparahan yang dialami. Bila Anda atau keluarga yang lain yang mengalami Tipes masih mau makan dan minum, berobat jalan bisa dilakukan dengan pemberian Antibiotik yang telah diresepkan oleh Dokter. Sedangkan rawat inap (Opname) dilakukan bila kondisi semakin mengkhawatirkan, atau ketika Anda tidak bisa makan sama sekali sehingga butuh asupan yang diberikan melalui infus.

Bila masih membutuhkan informasi lengkap tentang penyakit Tipes ini, silahkan baca pada artikel yang telah kami bahas sebelumnya. Karena pada artikel kali ini kami hanya membahas informasi tambahan dari artikel-artikel kami sebelumnya. Dimana masih banyak sekali yang menanyakan beberapa pertanyaan seputar penyakit Tipes yang sedang ia derita, seperti:

Bolehkah sakit tipes makan nasi?

Dahulu memang banyak orang yang menyarankan saat sakit Tipes makanan yang dikonsumsi adalah bubur saring, kemudian bubur kasar dan akhirnya bary beralih ke nasi sesuai dengan tingkat kesembuhan pasien. Pemberian bubur saring tersebut dimaksudkan untuk menghindari komplikasi perdarahan usus, dan juga adanya pendapat bahwa usus perlu diistirahatkan.

Namun yang menjadi masalah disini banyak orang sakit tidak menyukai bubur saring, karena tidak sesuai dengan selera (kebiasaan) mereka. Selain itu bubur memiliki jumlah kalori yang lebih kecil dibanding nasi dan memiliki nilai nutrisi yang kurang. Dengan begitu orang sakit Tipes bukannya semakin membaik malah semakin lemas, dan masa penyembuhan juga semakin lama bila “di paksa” makan bubur.

Anggapan ini nampaknya perlu diluruskan. Sebab, gangguan pencernaan pada tipes akibat bakteri Salmonella typhi itu ada di usus halus. Dan yang perlu diketahui, makanan yang sudah masuk ke usus halus semuanya berbentuk cair. Ini karena sebelumnya makanan itu dikunyah di mulut, lalu diproses di lambung, lalu baru kemudian baru ke usus halus. Meski asalnya makanan itu padat, tapi bila sudah masuk ke usus halus semuanya akan berbentuk cair.

Jadi tidak apa-apa (boleh) orang yang sakit Tipes makan nasi, justru ini membuat Anda tidak lemas. Karena tubuh juga membutuhkan kalori atau karbohidrat untuk membantu mempercepat proses penyembuhan. Terkecuali bila Anda tidak sadar, maka makanannya harus diberikan dalam bentuk cair. Namun demikian, bila ingin makan nasi, sebaiknya dikunya hingga lembut.

Bahkan beberapa peneliti mengatakan bahwa pemberian makanan padat dini, yaitu nasi dengan lauk pauk rendah selulosa dan tinggi protein (namun pantang sayuran dengan serat kasar) dapat diberikan dengan aman pada pasien Demam Thypoid dan justru mampu meningkatkan nafsu makan.

Bolehkan sakit tipes minum jus buah?

Hampir semua buah-buahan dan sayuran tinggi kandungan serat. Makanan tinggi serat sebaiknya dihindari saat Anda sakit tipes, karena dapat memperburuk kondisi usus halus yang mengalami infeksi dan pendarahan, serta bisa menyebabkan diare karena sistem pencernaan saat ini sedang bermasalah.

Bila Anda ingin minum jus buah, alternatif pilihannya adalah buah Melon. Melon memiliki pH 6,1 yang membuat buah ini rendah kandungan asam. Selain itu melon kaya kandungan vitamin C dan kalium. Vitamin C bagus untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sedangkan kalium diyakini mampu menyeimbangkan level keasaman lambung sehingga membuat pencernaan lebih nyaman. Selain itu Vitamin C dan kalium pada buah Melon juga dapat langsung diserap oleh tubuh tanpa melalui proses pencernaan yang panjang.

Apa boleh minum susu saat tipes?

Seperti kita ketahui, susu tinggi kandungan protein, kalsium dan mineral lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh untuk memulihkan diri dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Seperti halnya pada kondisi Tipes, protein ini mampu membantu proses penyembuhan usus yang terluka agar cepat pulih. Jadi susu memang salah satu minuman yang disarankan untuk dikonsumsi saat Anda sakit Tipes atau masa pemulihan dari sakit Tipes.

Namun yang menjadi masalah, minum susu sesaat sesudah atau sebelum minum obat dapat mengganggu keefektifan (khasiat) dari obat itu sendiri. Seperti yang sudah pernah Luvizhea.com bahas pada artikel: Makanan dan minuman yang harus dihindari saat minum obat. Maka dari itu untuk mengantisipasi masalah ini, Anda bisa minum susu sebelum atau sesudah minum obat dengan memberikan jarak sekitar 2-3 jam.

Apakah boleh makan telur saat tipes?

Saat tipes, juga boleh makan telur, bahkan juga disarankan. Sama seperti susu, telur juga tinggi kandungan protein yang bagus untuk mempercepat proses penyembuhan.

Namun sebaiknya jangan mengkonsumsi telur mentah terutama saat sakit Tipes. Karena di dalam telur mentah terdapat bakteri yang dikenal sebagai Salmonella Enteritidis. Selain itu, dalam telur mentah juga terdapat zat avidin, zat ini mampu mengikat biotin sehingga makanan tidak dapat dicerna. Sedangkan Tipes itu sendiri merupakan penyakit yang menyerang sistem pencernaan Anda.

Apakah boleh penderita tipes makan makanan berbahan dasar mie dan pasta?

Kalau ini sebaiknya dihindari, terutama mie instan yang mengandung banyak zat pewarna dan pengawet. Selain itu mie dan pasta umumnya terbuat dari tepung terigu, yang sebenarnya bahan tersebut bisa memberatkan fungsi cerna. Hal ini karena kandungan protein utama dalam terigu (Gluten) merupakan zat yang sulit dicerna, sehingga tubuh memerlukan waktu 3 kali siklus metabolisme untuk memprosesnya. Sedangkan saat sakit tipes, makanan yang dianjurkan adalah makanan yang tidak memberatkan sistem pencernaan.

Kapan bisa berolah raga pasca sakit tipes?

Memang untuk sementara waktu (bisa 3-4 minggu kedepan tergantung kondisi) jangan melakukan aktifitas fisik yang berat dan melelahkan dengan banyak bergerak (termasuk olahraga).

Olahraga akan membuat suhu badan naik dan bakteri Salmonella typhi penyebab tipes akan terus berkembang biak pada kondisi ini, dan juga membuatnya menyebar (masuk) ke dalam darah. Selain itu ketika tubuh Anda drop akibat kelelahan, maka daya tahan tubuh akan menurun, dan kondisi ini justru membuat bakteri tersebut semakin berkembang dan menekan sistem kekebalan tubuh. Jadi itu yang menyebabkan penyakit Tipes bisa kambuh kembali (atau tidak sembuh-sembuh) ketika Anda melakukan aktivitas fisik yang memberatkan dan melelahkan.

Jadi sekali lagi kita tekankan disini, bila disarankan untuk berisitirahat total sementara waktu saat sakit Tipes, maka lebih baik ikuti. Karena manfaat olahraga itu hanya akan didapat saat tubuh Anda sedang tidak dalam kondisi (terlanjur) sakit.

Antibiotik apa yang cocok untuk penyakit tipes?

Penggunaan antibiotik untuk mengobati sakit Tipes sebaiknya disesuaikan dengan resep Dokter. Karena harus disesuaikan dengan kondisi Anda saat ini. Penggunaan antibiotik yang asal-asalan (beli sendiri diapotik) justru dapat membuat bakteri penyebab Tipes menjadi resisten (kebal) terhadap antibiotik, sehingga bakteri lebih sulit dimusnahkan dari dalam tubuh dikemudian hari. Apalagi bila antibiotik tersebut kadang diminum dan kadang tidak atau tidak dihabiskan.

Sekedar informasi, bila seseorang positif terkena Tipes, maka obat yang bisa diberikan adalah Tiamfenikol dan Kloramfenikol. Sedangkan untuk obat pilihan kedua adalah Amoksisilin, Cotromoxazole, Sefalosporin atau Quinolone.

Sampai kapan harus minum antibiotik saat tipes?

Penggunaan Antibiotik dalam mengobati Tipes sebaiknya diberikan setidaknya 1-2 minggu setelah Anda bebas dari demam, agar bakteri penyebab Tipes tersebut benar-benar hilang dari dalam tubuh.

Untuk mengetahui bakteri penyebab tipes sudah benar benar hilang dari dalam tubuh atau belum, harus dilakukan pemeriksaan penunjang. Tidak bisa hanya menduga-duga, karena bisa saja kondisi Anda sudah baikan saat ini tapi masih ada bakteri di dalam tubuh Anda, sehingga bila nantinya bakteri tersebut berkembang karena suatu hal (misalnya kondisi tubuh drop akibat kelelahan) maka sakitnya akan kambuh kembali.

Ingat, Antibiotik yang telah diberikan harus dihabiskan, dan jangan setengah-setengah (kadang diminum, kadang tidak) karena itu justru membuat bakteri menjadi resisten terhadap antibiotik tersebut, sehingga nantinya bila kambuh kembali membutuhkan jenis Antibiotik yang lebih kuat (dosis lebih tinggi).

Sudah satu minggu pasca opname (rawat inap) karena Tipes, tapi mengapa sampai saat ini kondisi tubuh masih lemas?

Hampir semua kondisi orang yang mengalami sakit Tipes berangsur membaik setelah dirawat dirumah sakit sekitar 4-5 hari. Namun untuk benar-benar pulih tetap memerlukan waktu hingga beberapa minggu kemudian, mengingat bakteri penyebab tipes “hilangnya” juga secara bertahap. Untuk itu walaupun sudah merasa baikan, obat (antibiotik) yang diresepkan Dokter harus tetap diminum sampai habis agar gejala Tipes tidak kambuh kembali.

Selain itu kondisi lemas ini juga disebabkan karena sistem pencernaan yang belum pulih secara penuh setelah terinfeksi, dan ini mengganggu proses penyerapan nutrisi dalam tubuh.

Kondisi lemas ini mungkin juga disebabkan karena Anda harus makan bubur setiap hari. Seperti yang telah Luvizhea.com jelaskan sebelumnya, bubur memiliki kalori yang lebih rendah dibanding nasi, sehingga tidak mampu menyumbang banyak energi buat tubuh.

Indikator apa saja yang menandakan bahwa sakit Tipes sudah benar-benar sembuh?

Indikator dalam menentukan apakah Anda sudah dinyatakan sembuh dari tipes atau belum sebenarnya sulit digolongkan secara fisik. Hal tersebut karena walaupun kondisi yang dialami sudah tidak mengalami gejala apapun, belum tentu Anda itu sudah terbebas dari infeksi yang menyerang. Sebab, kebanyakan orang yang merasa sudah membaik dari kondisinya, bisa saja tiba-tiba ia kambuh lagi akibat pola hidup sehat yang tidak dijaga.

Maka dari itu pemeriksaan lab kembali mungkin dibutuhkan untuk mengetahui apakah bakteri penyebab Tipes telah benar-benar hilang dari dalam tubuh atau belum. Bila hasil pemeriksaan tersebut didapatkan masih terdapat infeksi (bakteri) yang belum hilang, mungkin Dokter akan meresepkan obat antibiotik kembali.

Dan ingat, walaupun kondisi telah membaik, penggunaan antibiotik tetap harus diteruskan. Selain itu, jangan melakukan aktifitas yang berat dan membuat lelah (termasuk berolahraga), serta tetap hindari pantangan makanan yang dapat mengiritasi pencernaan Anda untuk beberapa waktu kedepan.

Mengapa sakit tipes lama tidak sembuh-sembuh?

Menyembuhkan tipes memang gampang-gampang susah, maka dari itu penting untuk kita mengenali ciri-ciri (gejalanya) sejak dini. Hal ini karena bila tidak ditangani dengan tepat, kondisi orang yang mengalami sakit Tipes dapat memburuk dalam beberapa minggu bahkan dapat mengalami komplikasi sehingga memerlukan waktu lebih lama (hingga hitungan bulan) untuk tubuh dapat kembali pulih sepenuhnya.

Padahal bila penyakit Tipes ini dirawat dengan baik dan tepat, kondisi orang yang mengalami sakit Tipes dapat mulai membaik dalam kurun waktu 4 hingga 5 hari setelah dilakukan pengobatan. Dan bila seperti ini, kondisi Anda akan pulih dalam waktu 1-2 minggu kemudian, itupun pemberian antibiotik jangan sampai putus.

Namun apabila bakteri Salmonella typhi penyebab Tipes yang berkembang biak di kelenjar getah bening usus dan kemudian masuk kedalam darah sehingga meyebabkan penyebaran bakteri dalam darah, maka hal tersebut akan menginfeksi organ penting lainnya seperti: limpa, kantung empedu, hati, paru-paru, selaput otak dan sebagainya. Ini membuat penyakit Tipes perlu diwaspadai, dan tentu ini membutuhkan waktu yang lebih lama untuk sembuh.

Apakah wajar Buang Air Besar (BAB) berdarah pasca Tipes?

Saat mulai terjadi Perforasi usus sebagai komplikasi dari Tipes sebelumnya, selain gejala Tipes yang umum dijumpai, pada kondisi ini Anda mungkin akan mengalami kondisi, seperti: merosotnya tekanan darah secara tiba-tiba, adanya darah dalam feses, serta sakit perut yang semakin memburuk. Bila sudah seperti ini maka sebaiknya segera periksakan kondisi Anda lebih lanjut pada Dokter atau Rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca juga: Pemulihan pasca sakit dengan cepat.

Bagikan ini ke:
Silahkan klik
untuk selalu terhubung dengan kami via Facebook, sehingga apabila ada pertanyaan dari Anda disini, akan dijawab langsung oleh LuviZhea.